![]() |
| Arti Mimpi Bertemu Seorang Ulama |
Sosok ulama’ adalah pewaris para Nabi. Dari ulama’, manusia mengenal makna dan biji dari ajaran Nabi Muhammad SAW. Makanya, kita dianjurkan untuk selalu berdekatan dengan para ulama’. Kalau dekat dengan ulama’, kita juga bisa dekat ajaran yang disampaikan ulama’ yang tentu saja mengantarkan kita mengarah hidayah Allah SWT dan cinta (mahabbah) kepada Rasulullah.
Kalau para ulama’ yang kita kasihi itu jauh, ataupun malah sudah wafat, bisa jadi kita bisa tetap bertemu mereka dalam mimpi. Kalau memang ternyata nikmat pertemuan itu hadir dalam mimpi, bahwa tafsirkanlah mimpi. Bagaimana menafsirkannya? Mari kita nikmati pembeberan seorang Waliyulloh Abah Guru Sekumpul Martapura.
“Apabila anda bermimpi seorang guru (ulama’-red) yang anda kenal, guru itu memberikan nasehat kepada eEngkau di dalam mimpi tadi bahwa laksanakanlah. Tapi, non riya dan sum’ah. Jangan ingin berharap blengok kepada orang lain. Jangan ingin berharap dengar orang lain. Sesungguhnya andaikan anda bermimpi seorang guru dan anda tidak memberitahukannya ke orang lain, Insya Allah anda hendak dapat madad (syafat/pertolongan-red) dari guru itu.” Demikian kata Abah Guru Sekumpul dalam suatu kesempatan.
Kalau para ulama’ yang kita kasihi itu jauh, ataupun malah sudah wafat, bisa jadi kita bisa tetap bertemu mereka dalam mimpi. Kalau memang ternyata nikmat pertemuan itu hadir dalam mimpi, bahwa tafsirkanlah mimpi. Bagaimana menafsirkannya? Mari kita nikmati pembeberan seorang Waliyulloh Abah Guru Sekumpul Martapura.
“Apabila anda bermimpi seorang guru (ulama’-red) yang anda kenal, guru itu memberikan nasehat kepada eEngkau di dalam mimpi tadi bahwa laksanakanlah. Tapi, non riya dan sum’ah. Jangan ingin berharap blengok kepada orang lain. Jangan ingin berharap dengar orang lain. Sesungguhnya andaikan anda bermimpi seorang guru dan anda tidak memberitahukannya ke orang lain, Insya Allah anda hendak dapat madad (syafat/pertolongan-red) dari guru itu.” Demikian kata Abah Guru Sekumpul dalam suatu kesempatan.
Sementara itu, Abah Guru Zuhdi mengatakan, “apabila anda bermimpi seseorang, corak seseorang di dalam mimpi itu mirip sama orang yang kita kenal. Dan seseorang itu berkata, “AKU RASULULLAH”, bahwa pertanda orang itu Wali Qutub.”
Ada berulang pesan Guru Sekumpul: “Kalau kita bermimpi seorang guru dan guru itu memberikan nasehat yang tidak kita mengerti, hendaklah non sampai orang ingat dan non berkata-kata aku bermimpi guru. Nanti suatu detik kita hendak ingat kearifan di mudik mimpi itu.”
Itulah pesan beliau. Siapapun yang bermimpi bertemu seorang guru, non sum’ah. Jangan berharap tangguh sama orang. Jangan berharap biji sama orang. Jangan berharap puji sama orang. Tutupi sebagaimana aib kita. Suatu detik kita pasti ingat segala apa yang guru nasehati di dalam mimpi kita itu.
Yang pastinya andaikan kita bermimpi seorang guru apalagi guru itu rohaniwan besar dan seorang waliyullah, pertanda kita disayangi dan dirindukan guru itu. Terkadang nasehat yang dia beri di dalam mimpi itu menjadi alot kita fahami. Tapi suatu detik pasti kita bisa memahaminya sendiri, bukan dari orang lain. Asalkan kita cukup diam dan tutupi andaikan kita bermimpi seorang guru. Insya Allah kita dapat madad (pertolongan) dari guru itu.
Mudah-mudahan, berkat Rasulullah, para wali, dan orang-orang sholeh, diryah kita seumur bernapas diampuni Allah, qobul segala hajat, selamat alam akhirat, husnul khatimah, masuk surga bighoiri hisaab, terakumulasi di dalam surga bersama Rasulullah, Datu Kalampayan dan Guru Sekumpul. Aamiin…!!!
Ada berulang pesan Guru Sekumpul: “Kalau kita bermimpi seorang guru dan guru itu memberikan nasehat yang tidak kita mengerti, hendaklah non sampai orang ingat dan non berkata-kata aku bermimpi guru. Nanti suatu detik kita hendak ingat kearifan di mudik mimpi itu.”
Itulah pesan beliau. Siapapun yang bermimpi bertemu seorang guru, non sum’ah. Jangan berharap tangguh sama orang. Jangan berharap biji sama orang. Jangan berharap puji sama orang. Tutupi sebagaimana aib kita. Suatu detik kita pasti ingat segala apa yang guru nasehati di dalam mimpi kita itu.
Yang pastinya andaikan kita bermimpi seorang guru apalagi guru itu rohaniwan besar dan seorang waliyullah, pertanda kita disayangi dan dirindukan guru itu. Terkadang nasehat yang dia beri di dalam mimpi itu menjadi alot kita fahami. Tapi suatu detik pasti kita bisa memahaminya sendiri, bukan dari orang lain. Asalkan kita cukup diam dan tutupi andaikan kita bermimpi seorang guru. Insya Allah kita dapat madad (pertolongan) dari guru itu.
Mudah-mudahan, berkat Rasulullah, para wali, dan orang-orang sholeh, diryah kita seumur bernapas diampuni Allah, qobul segala hajat, selamat alam akhirat, husnul khatimah, masuk surga bighoiri hisaab, terakumulasi di dalam surga bersama Rasulullah, Datu Kalampayan dan Guru Sekumpul. Aamiin…!!!

0 comments:
Post a Comment